[Opini] Mouse yang mahal

Yang mahal belum tentu bagus, setidaknya itu yang sering kudengar, mungkin ungkapan kekesalan hasil pengalaman buruk orang-orang dengan suatu produk tertentu. Tapi kali ini, giliranku mengalaminya, dan memang benar, barang mahal belum tentu bagus kualitasnya, paling tidak, tergantung siapa yang membuatnya. Sederhana sih, sebuah mouse baru yang ku beli seharga Rp. 65.000, cukup mahal untuk ukuran kantongku. Dibeli untuk menggantikan mouse lamaku yang sudah mulai ngadat. Kupilih mouse penipu itu karena terpikat modelnya yang manis. Hanya sebuah mouse pikirku, toh fungsinya sama saja, tak perlu banyak pilih, yang penting manis dan enak digenggam. Setidaknya itu bayanganku saat berdiri di depan etalase saat dia dipajang dan memutuskan membelinya.

Alhasil, setelah sampai di rumah, mouse tersebut tidak bisa menggerakkan kursor, meski lampu indicator sudah menyala dan proses penginstallan sudah selesai dilakukan. Kalaupun bisa bergerak, pasti hanya geser sedikit saja dan itu pun sulit, perlu alas yang berwarna gelap dan tidak mengkilap. Berbagai alas ku coba tapi tetap sama, sampai akhirnya ku coba membukanya untuk memastikan bagian optiknya tidak ada yang cacat atau kotor. Tidak ada pikiran untuk mengembalikannya ke toko tempat ku membelinya, selain jauh pasti tidak akan bisa ditukar yang baru, karena masa tenggang  penukaran (3 hari setelah tanggal pembelian)sudah terlewati.

Akhirnya mouse itu ku buka, dan lagi-lagi sangat sulit, meski 1 baut yang biasanya ada di bagian bawahnya sudah kubuka. 10 menit masih mencari penyebab sulitnya membuka cover atas mouse bad copy tersebut, sampai akhirnya hilanglah kesabaranku, dan ku buka paksa dengan sekuat tenaga. Alhasil, cover mouse terbuka dengan patahan menjadi beberapa bagian yang tidak mungkin bisa diperbaiki lagi.

Ternyata, penyebabnya ada 2 baut yang dipasang secara “rahasia” tersembunyi dibalik bantalan karet penyangga bawah mouse. Yang menyebabkan dia tidak bisa dibuka di bagian depannya. Entah apa yang ada di pikiran pembuat mouse ini, siapapun tidak akan menyangka ada 2 baut lagi yang dipasang tersembunyi dibagian itu. Dan pasti siapapun yang membukanya tidak akan menyangka ada 2 baut tambahan. Kalaupun bisa ketahuan, maka satu-satunya cara membuka bautnya adalah dengan terlebih dahulu membuka paksa  bantalan karet bawah mouse yang berarti “merusaknya” dulu baru bisa terbuka.

Ah begitulah, tidak ada lagi yang bisa dipakai dari mouse itu, hanya menjadi penghuni tempat sampah. Terakhir ku lihat sticker di bagian bawahnya dan membaca tulisannya, ternyata disana tertera “ This device complies with part 12 of the FCC rules” entah apa maksudnya, tapi sepertinya sebuah pernyataan bahwa mouse ini telah lolos persyaratan tertentu, supaya terjamin mutunya dan bisa dijual. Walaupun pada kenyataanya tidak berfungsi sama sekali.

Inilah contoh kualitas alat elektronik yang beredar di pasaran negeri kita,  Salah satu mahakarya hasil kemajuan teknologi canggih abad ini. Suatu model perkembangan teknologi yang menurutku sudah sangat memprihatinkan. Dimana semua orang berlomba menciptakan produk yang “murah” tapi terkesan “asal-asalan”. Dan diantara yang “asal-asalan” itu ada juga yang harganya “mahal” (menurut ukuran kantongku). Entah sejak kapan pasar negeri kita dibanjiri dengan produk asal jadi ini. Yang ketahanannya hanya beberapa bulan saja, dan mouse ku itu, adalah yang terparah, hanya beberapa jam saja umurnya. Lanjut ku baca stikernya, ternyada tertulis, Made In China. Entah ada hubungannya atau tidak, yang jelas mouse baru ku akhirnya jadi contoh sebuah pemborosan uang.

Akhirnya, kuputuskan untuk rujuk dengan mouse lamaku, yang bisa menyala dengan 7 warna yang berkelap-kelip, mirip mainan anak-anak, jika bisa mengeluarkan suara lagu nya doraemon pasti lebih pas. Mouse aneh yang ku beli beberapa bulan yang lalu dengan harga Rp. 25.000 saja. Dan akhirnya, yang murah lah yang menang. Dan yang mahal,kali ini sama sekali tidak bagus.

~ oleh Deden Rosdiyana pada 24/12/2009.

2 Tanggapan to “[Opini] Mouse yang mahal”

  1. emang barang bergantung harga🙂

  2. betul brader,.. yang kemampuannya terbatas selalu kena getahnya..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: