[Foto Jurnal] Hawu

Lokasi : Cililin Kabupaten Bandung Barat

Canon EOS 1000D |  Canon EF 50mm

Hawu, begitulah orang sunda menamakan tungku api tradisional ini. Bentuknya sederhana, hanya susunan batu di kedua sisi (untuk menopang panci atau wajan) dan setumpuk arang kayu bakar sebagai sumber panas. Keberadaan hawu ini sekarang sudah sangat jarang ditemukan. Saya pun menghabiskan 2 jam perjalanan melintasi jalan berbatu dan tanjakan extrim menuju kaki pegunungan di daerah selatan Bandung Barat, sampai suatu ketika kebetulan bertemu ibu yang bersahaja ini sedang memasak di belakang rumahnya.

Konon, masakan yang dibuat diatas hawu, memiliki cita rasa yang lain dengan masakan yang sama apabila dimasak diatas kompor minyak atau gas. entah kenapa, mungkin suhu yang dihasilkan bara lebih tinggi dari pada api minyak atau gas, sehingga mempengaruhi cita rasa masakan. Dan itu ternyata benar adanya, keramahan khas warga Jawa Barat, dipadukan dengan seni memasak tradisional, dibumbui kesetian si Ibu pada Hawu nya, mengantarkanku pada sepiring nasi Liwet dan ikan asin yang dimasak diatas Hawu.

Entah gara-gara lapar sehabis perjalanan jauh atau memang ada alasan lain, tapi momen makan siang yang tak terduga waktu itu, masuk dalam daftar makan siang paling nikmat yang pernah ada. dan rasa nasi liwet ikan asin buatan si Ibu, sampai sekarang belum ada yang menyamai lagi……

Hawu dan seni memasak tradisional ala si Ibu, sebuah paduan yang sangat nikmat.

~ oleh Deden Rosdiyana pada 22/12/2009.

2 Tanggapan to “[Foto Jurnal] Hawu”

  1. Gambar yg manis.. Khas jawa barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: